Rumus yang digunakan
Kalkulator memakai hubungan standar di bawah ini. Satuan yang konsisten membuat hasil dapat dipercaya.
Hasil
Diameter ban awal
25,72 in
Diameter ban baru
26,58 in
Error speedometer
3,35 %
Kecepatan nyata saat indikator 60
62,0 mph
Rumus / model
Error speedometer = (Diameter ban baru - Diameter ban awal) / Diameter ban awal x 100
Kalkulator ukuran ban dan error speedometer mengubah Lebar awal (mm), Rasio aspek awal, Diameter velg awal (in), Lebar baru (mm), Rasio aspek baru, dan Diameter velg baru (in) menjadi Diameter ban awal, Diameter ban baru, Error speedometer, dan Kecepatan nyata saat indikator 60 agar rencana komponen lebih mudah dicek.
Setiap perubahan input langsung menghitung ulang hasil. Gunakan satuan sesuai label.
Kalkulator ukuran ban dan error speedometer memakai Lebar awal (mm), Rasio aspek awal, Diameter velg awal (in), Lebar baru (mm), Rasio aspek baru, dan Diameter velg baru (in) untuk menghitung Diameter ban awal, Diameter ban baru, Error speedometer, dan Kecepatan nyata saat indikator 60. Gunakan sebagai pengecekan cepat sebelum membeli part atau mengubah setup.
Kalkulator memakai hubungan standar di bawah ini. Satuan yang konsisten membuat hasil dapat dipercaya.
Diameter ban awal, Diameter ban baru, Error speedometer, dan Kecepatan nyata saat indikator 60 diperbarui live. Bandingkan dengan margin aman dan rating part sebenarnya.
Diameter ban awal
Diameter ban awal adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Diameter ban baru
Diameter ban baru adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Error speedometer
Error speedometer adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Kecepatan nyata saat indikator 60
Kecepatan nyata saat indikator 60 adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Isi setiap bidang dengan spesifikasi, pengukuran, atau data produsen.
Masukkan Lebar awal (mm) dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Rasio aspek awal dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Diameter velg awal (in) dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Lebar baru (mm) dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Rasio aspek baru dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Diameter velg baru (in) dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Perkiraan berguna untuk awal, tetapi keputusan final perlu data ukur atau data produsen.
Ikuti mm, inch, CID, cc, dan persen sesuai label tiap bidang.
Ini membuat penyebab perubahan hasil lebih jelas.
Alat ini sering menjadi langkah berikut setelah hasil ini.
Drivetrain
01RPM pada kecepatan dipilih dan Kecepatan pada RPM dipilih live dari Rasio gardan, Diameter ban (in), Kecepatan kendaraan (mph), Rasio transmisi, dan RPM mesin.
Drivetrain
02RPM teoritis dan Slip converter live dari Trap rpm, Kecepatan kendaraan (mph), Diameter ban (in), Rasio gardan, dan Rasio gigi tinggi.
Dinamika sasis
03Beban statis as depan, Beban statis as belakang, Transfer bobot, dan As belakang saat akselerasi live dari Bobot total kendaraan (lb), Bias bobot depan (%), Wheelbase (in), Tinggi CG (in), dan Akselerasi (g).
Model yang digunakan: Error speedometer = (Diameter ban baru - Diameter ban awal) / Diameter ban awal x 100.
Input utama adalah: Lebar awal (mm), Rasio aspek awal, Diameter velg awal (in), Lebar baru (mm), Rasio aspek baru, dan Diameter velg baru (in).
Ya. Setiap perubahan bidang langsung memperbarui panel hasil.