Rumus yang digunakan
Kalkulator memakai hubungan standar di bawah ini. Satuan yang konsisten membuat hasil dapat dipercaya.
Hasil
Efisiensi termal ideal
56,09 %
Suhu terkompresi
683,2 K
Tekanan terkompresi
2.422,2 kPa
Rumus / model
Efisiensi termal ideal = 1 - 1 / Rasio kompresi^(Rasio panas spesifik - 1)
Kalkulator efisiensi termal siklus Otto mengubah Rasio kompresi, Rasio panas spesifik, Suhu awal (K), dan Tekanan awal (kPa) menjadi Efisiensi termal ideal, Suhu terkompresi, dan Tekanan terkompresi agar rencana komponen lebih mudah dicek.
Setiap perubahan input langsung menghitung ulang hasil. Gunakan satuan sesuai label.
Kalkulator efisiensi termal siklus Otto memakai Rasio kompresi, Rasio panas spesifik, Suhu awal (K), dan Tekanan awal (kPa) untuk menghitung Efisiensi termal ideal, Suhu terkompresi, dan Tekanan terkompresi. Gunakan sebagai pengecekan cepat sebelum membeli part atau mengubah setup.
Kalkulator memakai hubungan standar di bawah ini. Satuan yang konsisten membuat hasil dapat dipercaya.
Efisiensi termal ideal, Suhu terkompresi, dan Tekanan terkompresi diperbarui live. Bandingkan dengan margin aman dan rating part sebenarnya.
Efisiensi termal ideal
Efisiensi termal ideal adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Suhu terkompresi
Suhu terkompresi adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Tekanan terkompresi
Tekanan terkompresi adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Isi setiap bidang dengan spesifikasi, pengukuran, atau data produsen.
Masukkan Rasio kompresi dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Rasio panas spesifik dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Suhu awal (K) dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Tekanan awal (kPa) dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Perkiraan berguna untuk awal, tetapi keputusan final perlu data ukur atau data produsen.
Ikuti mm, inch, CID, cc, dan persen sesuai label tiap bidang.
Ini membuat penyebab perubahan hasil lebih jelas.
Alat ini sering menjadi langkah berikut setelah hasil ini.
Geometri mesin
01Rasio kompresi statis dari volume sapuan dan volume celah.
Performa
02Torsi perkiraan, Tenaga perkiraan, dan BMEP perkiraan live dari Kapasitas mesin (CID), Tekanan boost (psi), RPM puncak target, dan Efisiensi volumetrik (%).
Aliran udara & bahan bakar
03Luas port minimum live dari Kapasitas mesin (CID), Target rpm puncak, dan Efisiensi volumetrik (%).
Model yang digunakan: Efisiensi termal ideal = 1 - 1 / Rasio kompresi^(Rasio panas spesifik - 1).
Input utama adalah: Rasio kompresi, Rasio panas spesifik, Suhu awal (K), dan Tekanan awal (kPa).
Ya. Setiap perubahan bidang langsung memperbarui panel hasil.