Rumus yang digunakan
Kalkulator memakai hubungan standar di bawah ini. Satuan yang konsisten membuat hasil dapat dipercaya.
Hasil
Intake membuka
6,0 deg
Intake menutup
42,0 deg
Exhaust membuka
54,0 deg
Exhaust menutup
2,0 deg
Overlap katup
8,0 deg
Rumus / model
ICL = LSA - Advance / retard (+ advance); ECL = LSA + Advance / retard (+ advance); event = centerline +/- duration / 2
Kalkulator timing camshaft dan event katup mengubah Durasi intake, Durasi exhaust, Sudut pemisahan lobe, dan Advance / retard (+ advance) menjadi Intake membuka, Intake menutup, Exhaust membuka, Exhaust menutup, dan Overlap katup agar rencana komponen lebih mudah dicek.
Setiap perubahan input langsung menghitung ulang hasil. Gunakan satuan sesuai label.
Kalkulator timing camshaft dan event katup memakai Durasi intake, Durasi exhaust, Sudut pemisahan lobe, dan Advance / retard (+ advance) untuk menghitung Intake membuka, Intake menutup, Exhaust membuka, Exhaust menutup, dan Overlap katup. Gunakan sebagai pengecekan cepat sebelum membeli part atau mengubah setup.
Kalkulator memakai hubungan standar di bawah ini. Satuan yang konsisten membuat hasil dapat dipercaya.
Intake membuka, Intake menutup, Exhaust membuka, Exhaust menutup, dan Overlap katup diperbarui live. Bandingkan dengan margin aman dan rating part sebenarnya.
Intake membuka
Intake membuka adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Intake menutup
Intake menutup adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Exhaust membuka
Exhaust membuka adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Exhaust menutup
Exhaust menutup adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Overlap katup
Overlap katup adalah hasil live yang harus dibaca bersama output lain.
Isi setiap bidang dengan spesifikasi, pengukuran, atau data produsen.
Masukkan Durasi intake dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Durasi exhaust dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Sudut pemisahan lobe dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Masukkan Advance / retard (+ advance) dari pengukuran nyata atau data produsen. Untuk membandingkan, ubah satu nilai saja setiap kali.
Perkiraan berguna untuk awal, tetapi keputusan final perlu data ukur atau data produsen.
Ikuti mm, inch, CID, cc, dan persen sesuai label tiap bidang.
Ini membuat penyebab perubahan hasil lebih jelas.
Alat ini sering menjadi langkah berikut setelah hasil ini.
Valve train
01Lift katup awal, Lift katup baru, dan Kenaikan lift live dari Lift lobe cam (in), Rasio rocker awal, Rasio rocker baru, dan Celah katup (in).
Geometri mesin
02Rasio kompresi statis dari volume sapuan dan volume celah.
Performa
03Torsi perkiraan, Tenaga perkiraan, dan BMEP perkiraan live dari Kapasitas mesin (CID), Tekanan boost (psi), RPM puncak target, dan Efisiensi volumetrik (%).
Model yang digunakan: ICL = LSA - Advance / retard (+ advance); ECL = LSA + Advance / retard (+ advance); event = centerline +/- duration / 2.
Input utama adalah: Durasi intake, Durasi exhaust, Sudut pemisahan lobe, dan Advance / retard (+ advance).
Ya. Setiap perubahan bidang langsung memperbarui panel hasil.